Heyya Blogwatchers!
Gue inget banget, ada seorang gadis luthu nan imOeTzZ tapi berbadan tambun, yang masih menjadi seorang siswa di sebuah Sekolah Dasar yang keren punya.
Masa masa SD adalah masa masa nya seorang anak mencoba sesuatu, mencari sebuah hobby, mencari kesibukan yang asik. Atau LEBIH tepat nya, para tante-tante atau ibu dari mereka yang sangat hebring pisan euy... Supaya anak nya, walau masih SD gitchu, tapi udah punya kesibukan sendiri, sehingga (mungkin) dapat berlanjut ke jenjang SMP, SMA, kuliah, atau jadi mata pencahariannya.
Nah, si gadis luthu ini, mengalami hal itu. Dia ikut ekskul tari dan EC (English Club) di sekolah nya. Dan di luar sekolah, dia ikut les tari tradisonal, sempoa, dan les bahasa Inggris. Tunggu, gak semua nya di lahap sekaligus dalam satu tahun!
Jadi, waktu kelas satu, ibu menyuruh nya ikut les tari tradisional dengan alasan pengen menge cewek cewek kan nya, soalnya gadis yang satu ini, bisa di kategorikan gadis yang "Tomboy" atau fisik perempuan, tapi kurang suka aktifitas yang feminin. Kegiatan tersebut, ternyata berhasil menjadi kesenangan sendiri untuk gadis luthu itu.
Kelas dua, ketertarikan tingkat tinggi dengan bahasa Inggris membuat dia ikut EC sekolahnya. Disana diajarkan grammar, bernyanyi in english, dan game game asik yang juga dengan bahasa Inggris. Ya namanya juga english club gitu loh.
Dan dia resmi punya 2 kegiatan, les tari tradisional, dan gabung ke EC.
Naik ke kelas tiga. Ibu dan bapak nya stres setengah hidup dengan nilai bahasa Inggris nya yang 100 dan nilai matematika nya yang 60. Oh iya, gadis luthu itu benci dengan pelajaran matematika. Atas saran dari bapak nya, dia di suruh ikut les sempoa di dekat rumah. Tapi, ketidak sukaan hanya membuat gadis itu tak betah dengan aktifitas itu. Mulai dari, malas masuk, sampe ga ikut ujian ke naikan level. Dan pada akhirnya, dia keluar setelah 3 bulan ikut kegiatan tersebut. Di suatu sore, sekita jam 3. Dia melihat kakak nya yang habis keluar dari kamar mandi, dan yang pasti habis mandi, mau pergi ketempat les bahasa inggrisnya. Dia jadi mau les bahasa Inggris di tempat yang sama dengan kakak nya. Dan dengan sedikit rengekan nya yang mengerikan, dia akhirnya di boleh kan. Tapi beda hari gitu sama kakak nya.
Kebosanan akan kegiatan ke wece wece an, membuat dia bosan ikut les tari tradisonal, saat di kelas empat. Akhirnya, kegiatan yang telah membuat dia mendapat kan banyak piagam tidak di ikutinya lagi. Hanyak karena sebuah kebosanan! Tragis memang...
Dan LEBIH tragisnya, tiba tiba saja EC di bubarkan dengan alasan yang gue tidak ketahui. Hal itu sangat membuat gadis luthu nan imOeTzZ itu sedih. Sedih banget deh..
Kegiatan les bahasa Inggris tetap gak bikin si gadis kecil nan imOeTtzZ bosan sampai kelas lima. Bahkan sampai dari akhir dari jenjang pendidikan SD. Dia cinta bahasa Inggris, dan punya cita cita jadi kedutaan Indonesia di Amerika atau di Eropa.
Tapi, tau kah ibu dan bapak nya apa yang dia tonton setiap pagi?
Jangan bilang film biru ya na!!
Enak aje! Bukan film film layar biru lah!! -___-"
Lanjut serius~
Si gadis luthu nan imOetTzZ ini selalu bangun jam 6 pagi untuk melihat ibu Sisca Soewitomo. Lebih tepatnya, ngeliat masakan masakan yang enak dan lezat yang di hidangkannya. Dan lalu dilanjutkan dengan acara "pertempuran" masak memasak antara chef hotel yang bintangnya tinggi tinggi.
Sekitar kelas 1 SMP, dia mengalihkan impiannya untuk menjadi seorang chef atau mungkin ahli kuliner kayak om Bodan Winarno yang membuat nya ngiler setiap pulang sekolah dengan acara makan makan berbagai kuliner di seluruh nusantara, bahkan dunia. Kelas 2 semester 2, dia semakin yakin atas keinginannya untuk menjadi seorang chef bintang banyak yang bisa pindah pindah hotel dari satu hotel negara mana ke satu hotel negara mana lagi. Keren banget gak tuh?
Dan pada suatu malam, sehabis makan bersama di meja makan. Kakak nya yang mau mencari universitas satu tahun lagi, mengemukakan dia pengen jadi seorang arsitek dan mau masuk universitar ITB. Ya dengan jurusan arsitektur tentunya.
Lalu, bapak nanya ke gadis luthu itu tentang, "mau dibawa kemana hubungan kita?" eh bukan! Tapi, "mau di mana kamu ngelanjutin sekolah?"
Si gadis menjawab dengan rada malu malu, kalo dia mau jadi chef! Dia mau bikin orang orang bahagia dengan masakannya. Apalagi dengan ada nya acara "memasak bersama" yang baru dengan chef Bara Pattirajawane dan si "yummy and sexy food" chef Farah Quinn.
Dia bilang, "Aku mau jadi chef. Mau jadi kayak Farah Quinn!" Semua pun ter kaget kaget! Lebih kaget lagi kalo si gadis luthu ngomongnya mau kayak chef Bara Pattirajawane. Pasti bakalan lebih kaget lagi.
Lalu si gadis lanjut lagi, " Gimana kalo aku masuk SMK perhotelan? Supaya lebih intens gitu belajar nya! Lagian bosen sama SMA biasa. Kerjaannya cuma teori terori, praktek cuma se cuil."
Lalu ibu berkata, " Kalo kamu di SMK, praktek nya bakalan banyak banget looh, malah teori cuma se cuil." Dan si gadis menjawab, " Itu jauh lebih asik! Dan gak ngebosenin. "
Lalu, omongan di meja makan, berhakhir dengan jawaban. "Ya udah entar di fikirin lagi." yang di ucap oleh ibu dan di iya-kan oleh bapak.
Di suatu hari, saat si gadis duduk di kelas 3 SMP, si gadis menjadi senang sekali. Dia senang karena orang tua nya mengijinkannya masuk SMK! Dengan berbagai perundiangan panjang tentunya.
Dan, saat waktu UN semakin dekat, si gadis menjatuhkan pilihan ke sebuah SMK di daerah Jakarta Timur yang sudah terkenal bagus. Dia masuk, ke sebuah jurusan baru, yaitu jurusan Tata Boga. Sebelum UN, dia mengikuti berbagai test masuk sekolah tersebut, dan alhamdullilah berhasil mendapatkannya! Wuuuhuuuu~ Keren banget ya? Iyalaaah..
Keinginan nya menjadi seorang chef, masuk ketelinga Eyang Ti nya alias nyokap dari ibu yang expert banget kalo soal masak memasak. Berbagai resep turun menurun, alat alat masak yang keren punya, di berikan ke gadis luthu nan imOetTzZ itu.
Tapi, si gadis itu telah berdosa..
Dia berdosa karena jarang latihan masak, gak seperti waktu kecil dulu, dia selalu membatu ibu masak makanan, kue tart ulang tahun dan lain lainnya. Dia lebih asik, nge-search masakan masakan enak, dan baca resep resep nya. Semua hanya teori, dan males melakukan sebuah praktek. Hal ini juga di karenakan, ketidak pas-an waktu dengan ibu. Disaat, gadis itu sedang semangat ingin membuat sesuatu, si ibu sedang malas. Dan begitu pula sebaliknya.. Oh tragis.
Suatu hari di bulan Juni, dia pun berniat untuk lebih serius dengan apa yang dia sudah pilih. Dunia apa yang sudah dia pilih. Niat itu semakin bulat dengan keinginannya untuk bersekolah di negeri sebrang. Di Belanda atau di Swiss.
Sampai hari ini, niat itu masih di hati si gadis luthu nan imOeTzZ itu. Walau sifat lezi nya masih terngiang ngiang di raga. Dia berniat ingin merubah sifat malas yang kalo kata horoscope, di miliki setiap orang berbintang Leo. Dan naas nya gadis itu Leo tulen.
Inti dari cerita NYATA di atas, kalo menurut gue. Lo gak bakalan tau, nanti lo akan jadi apa. Jangan kan nanti, besok atau satu menit mendatang kita gak tau kan bakal terjadi apa? Tapi si gadis itu punya impian! Impian ya bukan mimpi.. Karena kalo mimpi itu hanya bunga tidur yang kemudian hilang ditelan waktu~
Jadi, punya lah sebuah impian kawan! Tapi, jika lo belum punya sebuah impian atau cita cita, selama kita masih muda, ikut lah berbagai kegiatan positive seperti si gadis waktu SD tadi. Siapa tau, salah satu dari berbagai kegiatan itu akan menjadi impian lo yang membawa lo ke tiang kesuksesan di ujung sana!! (oke "tiang kesuksesan" itu gak banget)
Oh iya na. Lo kenal gadis (yang katanya) luthu nan imOeTzZ itu dimana?
Gue kenal dia di...... Hem di mana ya? Pokoknya gadis itu, sekarang masih pengangguran kayak gue sekarang. SMP udah lulus, eh SMA juga belum bulai mulai. Dia lagi berusaha menjalan kan niat nya itu, dan naas nya belum kesampean sampe sekarang. Doain dia ya!!
Ah na, gue penasaran banget nih siapa gadis itu!!
CLUE NYA! Dia itu suka sama monyet ;)
Udah tau dia siapa?
Hasta Luego!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar